Sejarah Kabupaten Tapanuli Utara
Kabupaten Tapanuli Utara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatra Utara, Indonesia.Kabupaten Tapanuli Utara ber-ibu kota di Tarutung yang merupakan salah satu kecataman di Kabupaten Tapanuli Utara.Kabupaten Tapanuli Utara mempunyai wilayah seluas 10.605 km² dan penduduk sejumlah sekitar 750.000 jiwa.
SEJARAH
Pada masa Pemerintahan Hindia Belanda, Kabupaten Tapanuli Utara termasuk kedalam Keresidenan Tapanuli yang dipimpin seorang Residen Bangsa Belanda yang berkedudukan di Sibolga. Pada saat itu, Keresidenan Tapanuli dibagi menjadi 4 (empat) Afdeling (Kabupaten), salah satu diantaranya adalah Afdeling Batak Landen dengan ibukotanya Tarutung, dan 5 (lima) Onder Afdeling (wilayah) yang meliputi : Onder Afdeling Silindung, Toba, Samosir, Dairi dan Barus.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan R.I., sejarah perkembangan pemerintahan R.I. di Kabupaten Tapanuli Utara diawali dengan terbitnya Besluit Nomor : 1 dari Residen Tapanuli Dr. Ferdinan Lumbantobing pada tgl. 5 Oktober 1945 yang memuat Pembentukan Daerah Tapanuli dengan pengangkatan staf pemerintahannya, juga pengangkatan Kepala-kepala Luhak dalam Daerah Tapanuli. Afdeling Tanah Batak dirubah menjadi LUHAK TANAH BATAK, dan sebagai Kepala Luhak diangkat Bpk. Cornelius Sihombing (alm). Dalam catatan sejarah Tapanuli Utara, beliaulah dianggap sebagai Bupati pertama Tapanuli Utara
Sesuai dengan UU Drt. No. 7 Thn 1956, di Daerah Propinsi dibentuk daerah otonom kabupaten. Salah satu kabupaten yang dibentuk dalam UU Drt. tersebut adalah Kabupaten Tapanuli Utara
Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, maka untuk meningkatkan daya guna pemerintahan dan pemerataan hasil-hasil pembangunan di daerah ini, maka pada tahun 1964 Kabupaten Tapanuli Utara dimekarkan menjadi 2 (dua) kabupaten, yaitu Kabupaten Tapanuli Utara dan Dairi. Pemekaran Kabupaten Dairi dari Kabupaten Tapanuli Utara sesuai dengan UU No. 15 Tahun 1964 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Dairi.
Pada tahun 1998 untuk kedua kalinya Kabupaten Tapanuli Utara dimekarkan menjadi 2 (dua) kabupaten, yaitu Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba Samosir, sesuai dengan UU No. 12 Tahun 1998 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Toba Samosir dan Kabupaten Daerah Tingkat II Mandailing Natal
Kemudian pada tahun 2003, Kabupaten Tapanuli Utara untuk yang ketiga kalinya dimekarkan menjadi 2 (dua) kabupaten, yaitu Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Humbang Hasundutan sesuai dengan UU No. 9 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Humbang Hasundutan di Propinsi Sumatera Utara. Pemekaran wilayah kabupaten ini dimaksudkan untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan pembangunan serta untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini
Sebagaimana uraian singkat sejarah perkembangan Pemerintahan Republik Indonesia di Kabupaten Tapanuli Utara diawali dengan terbitnya Besluit No. 1 dari Residen Tapanuli Dr. Ferdinan Lumbantobing pada tgl. 5 Oktober 1945 yang memuat Pembentukan Daerah Tapanuli dan pengangkatan Kepala-kepala Luhak dalam daerah Tapanuli, maka tanggal 5 Oktober ditetapkan menjadi HARI JADI KABUPATEN TAPANULI UTARA sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara No. 5 Tahun 2003
dari berbagai sumber
Comments
9 Responses to “Sejarah Kabupaten Tapanuli Utara”
Leave a Reply

Sulaiman, aku copy artikel yang di atas itu ya. Asa hubahen jo di blog-ku. Boi do kan?
[...] To dream of the future, to reflect on the past « Bulan, Ari-Ari, Ombas Sejarah Kabupaten Tapanuli Utara May 13, 2008 May 11th, 2008 by sule [...]
silahkan….
hmm…cerita nya enak

hmm…usul bang !
tentang simalungun ada gak bang??
ehehheeh
@putra
….
waahhh….belum kita dapat tuh…..
Horas Tulang Sule…..
Taput riwayat mu kini. Kalau kita ikuti sejarahnya, ternyata Taput salah satu saksi sejarah yang menghiasi perjalanan panjang bangsa yang besar ini. Sayang Taput adalah hanya sebuah kota yang tidak melangkah kemana-mana, kemajuan hanya sebatas itu-itu saja. Aku menangis mengenangmu kota ku yang aku banggakan. Aku menantangmu putra-putri Taput untuk bahu membahu kota kita yang tercinta ini. Mahasiswa-wahasiswi Taput yang tersebar di seluruh universitas-universitas terbaik, amalkan ilmumu demi kabupaatenmu yang tercinta.
Semarang_agust
thanks bwt yg mengelola web ne…
ala ni web on do dabo gabe huboto jelasna sejarah di TRT na uli!!
sukses bwt yg mengelola!! molo adong info terbaru, langsung update akeh!
vielen dank!!
ate boha do …….
tinggal diam nama hita,….tu hutatta on……
banyak yg tersebar2 dmn…putra-i taput…
ale masuk “peta kemiskinan” taput……
ah tahe bah…..
mari kita membangun bersama
mauliate ma tutu tu na mambahen web. @anak-tarutung on..
ale molo bole ho boto,ise do na mambahen web on??
jala molo adong do FS muna,add ma jo au di agus_rockz@yahoo.com
alana nunga jauh hian au sian tano batak ki…
mauliate,,,